Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Bantuan Jadup untuk Penyintas Banjir Aceh Utara Belum Disalurkan

17 jam yang lalu

Banjir bandang yang melanda Aceh Utara pada 26 November 2025 meninggalkan dampak yang mendalam. Ratusan kepala keluarga (KK) masih bertahan di pengungsian dengan kondisi ekonomi yang semakin sulit. Bantuan jatah hidup (jadup) yang dijanjikan pemerintah belum juga disalurkan, meskipun sudah empat bulan lebih sejak bencana terjadi.

Keuchik Leubok Pusaka, Janni, menyatakan bahwa dari 764 KK yang terdampak, lebih dari 400 KK mengalami kerusakan rumah kategori berat. Hanya 101 KK yang telah menempati hunian sementara (huntara), sementara lebih dari 300 KK lainnya masih bertahan di pengungsian dengan kondisi memprihatinkan.

Dampak Banjir

  • Ratusan KK masih bertahan di pengungsian dengan kondisi memprihatinkan.
  • Lahan pertanian rusak parah, menyebabkan warga kehilangan mata pencaharian.
  • Bantuan jadup sebesar Rp15 ribu per jiwa per hari belum disalurkan.
  • Bantuan huntap Rp600 ribu per KK per bulan, bantuan perabot rumah tangga Rp3 juta, serta bantuan pemulihan ekonomi sebesar Rp5 juta juga belum terealisasi.

Harapan Warga

  • Keuchik berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan yang telah dijanjikan.
  • Kondisi warga semakin terdesak, tanpa penghasilan dan bantuan yang jelas.
  • Pembangunan huntara tambahan masih dalam tahap penyediaan lahan.
Bantuan Jadup untuk Penyintas Banjir Aceh Utara Belum Disalurkan