Jalan lintas nasional Bireuen-Takengon di kawasan Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, mengalami parahnya longsor akibat bencana hidrometeorologi sejak enam bulan yang lalu. Hingga saat ini jalan tersebut masih tertutup, memaksa pengendara menggunakan dua jembatan darurat (Bailey) yang berujung pada jalur alternoha berlubang dan curam.\n\nRespons lambat pemerintah membuat warga setempat, di bawah koordinasi Danramil 04/PRG, bersama personel TNI Koramil 04 melakukan aksi swadaya membersihkan material longsor dan lumpur pada Selasa, 26 Mei 2026. Upaya itu bertujuan mengembalikan fungsi jalan sebagai akses vital distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat.\n\n### Dampak Ekonomi dan Keamanan\n- 6 bulan jalan utama Enang-Enang tidak bisa dilalui\n- Penggunaan 2 jembatan Bailey sementara meningkatkan risiko kecelakaan\n- Distribusi bahan pokok dan produksi UMKM terhambat, memengaruhi perekonomian Bener Meriah dan Bireuen\n- Aksi gotong royong melibatkan warga, petani, nelayan, dan personel TNI menunjukkan solidaritas lokal\n- Tanpa perbaikan permanen, setiap kali hujan deras kembali mengancam putusnya konektivitas wilayah tengah Aceh\n- Pemerintah diminta memprioritaskan rehabilitasi struktural untuk menjamin keselamatan dan kelangsungan hidup masyarakat
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Barat Daya Rugi Miliaran Sementara Ekspor Sawit Melonjak 445%
BANDA ACEH - Di tengah keluhan petani terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di sejumlah daerah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal...
: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
Kenapa Listrik Aceh Padam Berulang Sebelum Idul Adha? Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, menyoroti kembali terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout di wilayah Sumatra Bagian
“Ketahanan dan keandalan sistem distribusi, mitigasi gangguan, serta informasi layanan PLN masih menjadi persoalan serius,” kata Dian.
Aceh Perlu Badan Pengelola Khusus Agar Dana Otsus Rp110T Tidak Sia‑Sia
Oleh Nasrul Zaman* DUA dekade berlalu sejak lonceng perdamaian berbunyi di Helsinki pada Agustus 2005, yang kemudian dinarasikan secara yuridis...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.