Jembatan Bailey di Desa Meunasah Tambo, Jeunieb, Bireuen, akhirnya rampung dikerjakan pada Kamis (19/3/2026). Jembatan ini dibangun oleh Polri sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sebelumnya terisolasi akibat jembatan beton lama hancur diterjang banjir.
Dengan selesainya jembatan tersebut, akses antar desa kembali terbuka dan masyarakat dapat melintas dengan aman. Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, melalui Kasi Humas, Iptu Marzuki menjelaskan, bahwa jembatan bailey ini merupakan bantuan langsung dari Kapolri.
Dampak Positif Jembatan Bailey
- Akses antar desa kembali lancar, memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat.
- Masyarakat tidak lagi harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko.
- Jembatan ini menjadi solusi cepat untuk mengatasi keterputusan akses masyarakat pasca banjir besar.
- Pemerintah daerah dan aparat kepolisian berharap jembatan ini dapat bertahan lama dan menjadi penghubung penting bagi masyarakat Jeunieb dan sekitarnya.
Sinergi Polri dan Masyarakat
Kehadiran jembatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam. Pengerjaan dilakukan oleh personel Brimob Korps Brimob Polri, dibantu oleh Brimob Polda Aceh. Proses pembangunan dipimpin oleh PS Pamin Ponbang Bag Log Rorenmin Ops Korps Brimob Polri, Iptu Akhmad Nuryanto SH. MM.
Selain di Jeunieb, Kapolri juga telah membangun jembatan bailey di Desa Uteun Bunta, Kecamatan Peusangan. Jembatan ini menghubungkan Desa Uteun Bunta dengan Desa Cot Jrat, Kota Juang, yang sebelumnya rusak parah akibat banjir pada tahun 2023 dan kembali terdampak banjir besar di akhir 2025.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Petani Garam Lancok Khawatir, Penghasilan Rosak Akibat Banjir 42 Dapur
ACEH UTARA - Puluhan petani garam tradisional terdampak banjir besar di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, hingga kini luput dari...
Enam bulan di tenda, tiga keluarga Bireiu menunggu hunian","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Enam bulan setelah
BIREUEN — Air mata Fitriani tak lagi bisa ditahan. Sudah enam bulan ia bersama suami dan dua anaknya bertahan hidup di bawah tenda darurat...
DPRA Rekomendasikan Cabut Pergub JKA, Warga Aceh Khawatir Rp114 Miliar Sisa
BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tgk. Anwar Ramli, menegaskan secara hierarki hukum, qanun memiliki kedudukan lebih tinggi...
, "PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":75,"FinalScore":82,"Summary":"Aceh masih mengalami pengangguran tinggi dengan TPT 5,60 persen dan 152.000
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Aceh mencapai 149.000 orang per Februari 2025. Angka ini naik 4.000 orang dibandingkan


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.