News
KPA Peureulak Desak Penangkapan Dalang Pengeroyokan Faisal Amsco di Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Insiden pengeroyokan terhadap Faisal Amsco di lingkungan Polda Metro Jaya pada Rabu (26/3/2026) menimbulkan kecaman keras. Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Peureulak, Muntasir Age, mendesak kepolisian untuk segera menangkap dalang di balik aksi tersebut. Pengeroyokan dilakukan oleh lebih dari 20 orang yang diduga preman suruhan seorang pengusaha berinisial FA.
Kejadian ini terjadi di Unit Ruang Pelayanan Khusus (RPK) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya, area yang seharusnya aman bagi warga mencari keadilan. Muntasir Age menilai insiden ini sebagai pelanggaran supremasi hukum dan penghinaan terhadap institusi hukum.
Desakan KPA Peureulak
- Muntasir Age menekankan pentingnya penangkapan pelaku dan aktor intelektual di balik pengeroyokan.
- KPA akan memantau perkembangan kasus dan menuntut proses hukum yang transparan.
- Tidak ada pihak yang boleh kebal hukum, termasuk aktor intelektual.
Dampak dan Kekhawatiran
- Insiden ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan warga yang mencari keadilan.
- KPA menilai kejadian ini sebagai bentuk premanisme yang merusak kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
- Muntasir Age meminta polisi bertindak tegas terhadap premanisme untuk menjaga supremasi hukum.
