Ketua ICMI Aceh, Dr Taqwaddin Husin, menegaskan bahwa upaya reboisasi hutan di dataran tinggi Aceh perlu dilakukan segera untuk memulihkan fungsi ekologis dan mencegah banjir serta longsor.
Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan lapangan ke Dataran Tinggi Gayo, Sabtu (2/5/2026), diiringi oleh pengurus ICMI Aceh Tengah dan akademisi Universitas Gajah Putih, sekaligus termasuk penyerahan wakaf Alquran untuk korban bencana dan rencana seminar internasional tentang penanggulangan bencana di Takengon pada 5 Juni 2026.
Langkah Konkret untuk Ekosistem dan Keamanan Masyarakat
- Reboiasi hutan di daerah gunung Aceh direncanakan sebagai upaya pertama untuk meningkatkan penyerapan air dan menahan erosi lahan.
- Kegiatan melibatkan masyarakat setempat, akademisi, Ormas, pengusaha, media, dan pemerintah dalam kerjasama pentahelix.
- Wakaf Alquran yang diserahkan akan didistribusikan kepada korban banjir dan longsor di sekitar Dataran Tinggi Gayo.
- Rencana seminar internasional tanggal 5 Juni 2026 di Takengon akan membahas pendekatan hulu‑hilir dalam penanggulangan bencana.
- Narasumber seminar dari Bahrain, Malaysia, Jepang, dan Indonesia sudah diundang, dengan pembukaan call paper untuk ahli berbagai disiplin.
- Tekanan akan diberikan pada perbaikan sungai dan kuala setelah peningkatan kondisi hutan di atas gunung.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Petani Garam Lancok Khawatir, Penghasilan Rosak Akibat Banjir 42 Dapur
ACEH UTARA - Puluhan petani garam tradisional terdampak banjir besar di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, hingga kini luput dari...
Enam bulan di tenda, tiga keluarga Bireiu menunggu hunian","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Enam bulan setelah
BIREUEN — Air mata Fitriani tak lagi bisa ditahan. Sudah enam bulan ia bersama suami dan dua anaknya bertahan hidup di bawah tenda darurat...
DPRA Rekomendasikan Cabut Pergub JKA, Warga Aceh Khawatir Rp114 Miliar Sisa
BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tgk. Anwar Ramli, menegaskan secara hierarki hukum, qanun memiliki kedudukan lebih tinggi...
, "PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":75,"FinalScore":82,"Summary":"Aceh masih mengalami pengangguran tinggi dengan TPT 5,60 persen dan 152.000
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Aceh mencapai 149.000 orang per Februari 2025. Angka ini naik 4.000 orang dibandingkan


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.