Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Golkar, Khalid, menyisihkan seluruh gaji pokoknya untuk 1.000 anak yatim dan piatu di daerah pemilihannya, yaitu Pidie dan Pidie Jaya. Aksi kemanusiaan ini dilakukan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah dan telah berjalan selama dua tahun sejak Khalid dilantik sebagai anggota DPRA periode 2024-2029.
Penyerahan santunan diiringi dengan acara buka puasa bersama masyarakat dan anak yatim. Aksi ini mendapat apresiasi dari pemerhati sosial dan kebijakan publik Aceh, Drs M Isa Alima, yang menilai bahwa kepedulian seperti ini mencerminkan wajah kemanusiaan dalam dunia politik.
Dampak dan Harapan
- 1.000 anak yatim di Pidie dan Pidie Jaya menerima santunan selama Ramadhan.
- Aksi ini diharapkan menjadi teladan bagi anggota legislatif lainnya di Aceh.
- Santunan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memberikan harapan bagi masa depan anak-anak yatim.
- Kepedulian berkelanjutan diharapkan dapat menjadi jembatan bagi anak-anak yatim untuk meraih cita-cita mereka.
Perspektif Sosial
- Santunan yang diberikan bukan semata bantuan sesaat, tetapi benih yang ditanam dalam tanah harapan.
- Kepemimpinan sejati tumbuh dari kepekaan hati dan kesediaan untuk hadir di saat masyarakat membutuhkan.
- Semangat kepedulian ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk memastikan anak-anak yatim memiliki ruang bermimpi, belajar, dan mencapai cita-cita.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Petani Garam Lancok Khawatir, Penghasilan Rosak Akibat Banjir 42 Dapur
ACEH UTARA - Puluhan petani garam tradisional terdampak banjir besar di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, hingga kini luput dari...
Enam bulan di tenda, tiga keluarga Bireiu menunggu hunian","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Enam bulan setelah
BIREUEN — Air mata Fitriani tak lagi bisa ditahan. Sudah enam bulan ia bersama suami dan dua anaknya bertahan hidup di bawah tenda darurat...
DPRA Rekomendasikan Cabut Pergub JKA, Warga Aceh Khawatir Rp114 Miliar Sisa
BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tgk. Anwar Ramli, menegaskan secara hierarki hukum, qanun memiliki kedudukan lebih tinggi...
, "PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":75,"FinalScore":82,"Summary":"Aceh masih mengalami pengangguran tinggi dengan TPT 5,60 persen dan 152.000
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Aceh mencapai 149.000 orang per Februari 2025. Angka ini naik 4.000 orang dibandingkan


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.