Kembalilingkungan

Warga Nagan Raya Rayakan Lebaran di Tenda Pengungsian Akibat Lambatnya Pemulihan

Penulis

ajnn.net

Tanggal

19 Mar 2026

Warga Nagan Raya Rayakan Lebaran di Tenda Pengungsian Akibat Lambatnya Pemulihan

Warga Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, terpaksa merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di tenda pengungsian. Hal ini disebabkan oleh lambatnya proses pemulihan pascabencana yang menghancurkan permukiman mereka beberapa bulan lalu. Kondisi ini mencerminkan belum optimalnya proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Direktur Yayasan Apel Green Aceh, Rahmat Syukur, menilai pemerintah belum maksimal dalam memprioritaskan pemenuhan hak dasar warga terdampak. Ia menyebutkan bahwa hingga kini warga masih menghadapi ketidakpastian terkait hunian tetap maupun sementara.

Kondisi Warga Pengungsi

  • Warga merayakan Lebaran di tenda pengungsian karena lambatnya pemulihan pascabencana.
  • Hunian sementara (huntara) dinilai belum layak untuk ditempati, sehingga sebagian warga memilih tetap di tenda.
  • Pembangunan huntara berjalan lambat dan belum memenuhi standar kelayakan.

Desakan Pemulihan

  • Yayasan Apel Green Aceh mendesak pemerintah segera mempercepat pemulihan.
  • Pemulihan harus berorientasi pada pemulihan jangka panjang, bukan hanya bantuan darurat.
  • Pemulihan harus memastikan masyarakat pulih dan dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.