Warga Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, terpaksa merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di tenda pengungsian. Hal ini disebabkan oleh lambatnya proses pemulihan pascabencana yang menghancurkan permukiman mereka beberapa bulan lalu. Kondisi ini mencerminkan belum optimalnya proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Direktur Yayasan Apel Green Aceh, Rahmat Syukur, menilai pemerintah belum maksimal dalam memprioritaskan pemenuhan hak dasar warga terdampak. Ia menyebutkan bahwa hingga kini warga masih menghadapi ketidakpastian terkait hunian tetap maupun sementara.
Kondisi Warga Pengungsi
- Warga merayakan Lebaran di tenda pengungsian karena lambatnya pemulihan pascabencana.
- Hunian sementara (huntara) dinilai belum layak untuk ditempati, sehingga sebagian warga memilih tetap di tenda.
- Pembangunan huntara berjalan lambat dan belum memenuhi standar kelayakan.
Desakan Pemulihan
- Yayasan Apel Green Aceh mendesak pemerintah segera mempercepat pemulihan.
- Pemulihan harus berorientasi pada pemulihan jangka panjang, bukan hanya bantuan darurat.
- Pemulihan harus memastikan masyarakat pulih dan dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Petani Garam Lancok Khawatir, Penghasilan Rosak Akibat Banjir 42 Dapur
ACEH UTARA - Puluhan petani garam tradisional terdampak banjir besar di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, hingga kini luput dari...
Enam bulan di tenda, tiga keluarga Bireiu menunggu hunian","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Enam bulan setelah
BIREUEN — Air mata Fitriani tak lagi bisa ditahan. Sudah enam bulan ia bersama suami dan dua anaknya bertahan hidup di bawah tenda darurat...
DPRA Rekomendasikan Cabut Pergub JKA, Warga Aceh Khawatir Rp114 Miliar Sisa
BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tgk. Anwar Ramli, menegaskan secara hierarki hukum, qanun memiliki kedudukan lebih tinggi...
, "PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":75,"FinalScore":82,"Summary":"Aceh masih mengalami pengangguran tinggi dengan TPT 5,60 persen dan 152.000
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Aceh mencapai 149.000 orang per Februari 2025. Angka ini naik 4.000 orang dibandingkan


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.