News
Dua Perusahaan Jepang Minati Eksplorasi Migas Blok Andaman di Aceh
6 jam yang lalu
Dua perusahaan raksasa Jepang, Japan Petroleum Exploration (Japex) dan Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (Jogmec), menunjukkan minat serius untuk mengeksplorasi minyak dan gas bumi (Migas) di Blok Andaman 1, yang terletak di lepas pantai Pidie Jaya dan Bireuen, Aceh. Blok ini sebelumnya pernah dibor oleh Repsol dan kini menjadi perhatian karena potensinya dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal, menyatakan bahwa kedua perusahaan Jepang tersebut telah melaksanakan presentasi dan sedang mengurus proses administrasi di Kementerian ESDM. Proses ini hampir final, dengan hanya tinggal penyerahan jaminan yang perlu diselesaikan.
Minat Investasi di Blok Migas Aceh
- Blok Andaman 1: Diminati oleh Japex dan Jogmec, dengan proses administrasi hampir selesai.
- Blok Lhokseumawe: Diminati oleh PT Energi Hijau Biru yang bekerjasama dengan Barakah Petroleum Malaysia.
- Blok South Block A: Diminati oleh BUMD Aceh, PT Pembangunan Aceh (PEMA), berkat adanya PP Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Migas di Aceh.
Komitmen BPMA
BPMA berkomitmen untuk mendorong percepatan program eksplorasi dan pengembangan migas di Aceh, termasuk pembukaan sumur-sumur baru oleh KKKS hingga sumur minyak rakyat. Hal ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional.
Nasri Djalal menegaskan bahwa BPMA akan terus menjaga hak BUMD Aceh dalam pengelolaan blok-blok migas terminasi, sesuai dengan amanat PP Nomor 23 Tahun 2015. Ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa sumber daya alam Aceh dikelola dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Aceh.
