Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Tebing Krueng Tingkeum Bireuen Rusak Parah, Warga Cemas Pemukiman Terancam

4 jam yang lalu

Banjir bandang yang melanda akhir November 2025 lalu meninggalkan kerusakan parah di tebing Krueng Tingkeum, Desa Tingkeum Manyang, Bireuen. Belasan rumah warga ambruk, tanah kuburan umum hanyut, dan akses jalan dari jembatan Kutablang menuju Babak Suak terputus total. Setiap hujan turun, abrasi semakin meluas dan longsor terus terjadi, membuat warga hidup dalam kecemasan.

Keuchik Tingkeum Manyang, Ir Mawardi, menyampaikan bahwa masyarakat sangat membutuhkan pembangunan tanggul atau penguatan tebing sungai sebagai solusi mendesak. Tanpa intervensi pemerintah, pemukiman warga akan semakin terancam. Selain rumah warga, bangunan pendidikan seperti Dayah Nurul Fata juga terdampak, kehilangan sebagian bangunan dan unit usaha akibat banjir bandang.

Dampak Banjir Bandang

  • Belasan rumah warga ambruk dan tanah kuburan umum hanyut.
  • Akses jalan dari jembatan Kutablang menuju Babak Suak terputus total.
  • Dayah Nurul Fata kehilangan sebagian bangunan dan unit usaha.
  • Kawasan sekitar dayah di bagian barat berubah menjadi aliran sungai baru.

Kondisi Serupa di Gampong Lain

  • Gampong Gle Siblah, Peusangan Siblah Krueng, komplek PIM, Blang Mee hingga Krueng Tingkeum juga mengalami kerusakan tebing sungai.
  • Warga melaporkan tebing sungai runtuh setiap kali hujan deras.

Harapan Warga

Warga berharap pemerintah segera turun tangan dengan membangun tanggul pengaman untuk mencegah abrasi lebih lanjut. Tanpa penanganan segera, bukan hanya rumah warga yang akan hilang, tetapi juga keselamatan mereka yang masih bertahan di desa. Tragedi banjir bandang empat bulan lalu menjadi peringatan nyata bahwa kawasan ini membutuhkan perlindungan permanen.

Tebing Krueng Tingkeum Bireuen Rusak Parah, Warga Cemas Pemukiman Terancam