Bupati Aceh Barat, Tarmizi, turun langsung meninjau kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di beberapa desa di Aceh Barat. Ia memastikan bahwa rumah-rumah tersebut segera mendapatkan perhatian dan bantuan nyata dari pemerintah daerah. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla, di mana rumah seorang ibu yang tinggal bersama dua anak yatim kini telah dialiri listrik.
Peninjauan juga dilakukan di Desa Pasi Mesjid, Kecamatan Meureubo, di mana ditemukan lima unit RTLH dengan kondisi memprihatinkan. Salah satu rumah bahkan dihuni oleh empat orang, dengan lantai dari batang pinang, dinding rumbia, dan kondisi bangunan yang nyaris roboh. Bupati Tarmizi menegaskan bahwa penanganan RTLH akan menjadi prioritas utama pemerintah daerah ke depan.
Kondisi Rumah Tidak Layak Huni
- Desa Pasi Jeut: Rumah seorang ibu dengan dua anak yatim telah dialiri listrik.
- Desa Pasi Mesjid: Lima unit RTLH dengan kondisi memprihatinkan, salah satunya dihuni oleh empat orang dengan lantai dari batang pinang dan dinding rumbia.
- Gampong Blang Sibeutong: Rumah yang telah ditempati sejak tahun 2008 dengan dinding terpal plastik, namun telah dilakukan perbaikan awal dengan pemasangan dinding papan.
Langkah Penanganan
- Bupati Tarmizi akan membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan menyeluruh pasca Hari Raya Idul Fitri.
- Tim tersebut akan dipimpin oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Sosial, bekerja sama dengan seluruh camat di Aceh Barat.
- Prioritas penanganan meliputi rumah dhuafa yang masih berlantai tanah, berdinding rumbia, tidak memiliki listrik, dan tidak memiliki fasilitas toilet.
Harapan dan Komitmen
Bupati Tarmizi menekankan pentingnya peran aparatur gampong dalam memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada pemerintah daerah. Ia berharap langkah cepat dan responsif ini mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat kurang mampu di Aceh Barat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Petani Garam Lancok Khawatir, Penghasilan Rosak Akibat Banjir 42 Dapur
ACEH UTARA - Puluhan petani garam tradisional terdampak banjir besar di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, hingga kini luput dari...
Enam bulan di tenda, tiga keluarga Bireiu menunggu hunian","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Enam bulan setelah
BIREUEN — Air mata Fitriani tak lagi bisa ditahan. Sudah enam bulan ia bersama suami dan dua anaknya bertahan hidup di bawah tenda darurat...
DPRA Rekomendasikan Cabut Pergub JKA, Warga Aceh Khawatir Rp114 Miliar Sisa
BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tgk. Anwar Ramli, menegaskan secara hierarki hukum, qanun memiliki kedudukan lebih tinggi...
, "PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":75,"FinalScore":82,"Summary":"Aceh masih mengalami pengangguran tinggi dengan TPT 5,60 persen dan 152.000
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Aceh mencapai 149.000 orang per Februari 2025. Angka ini naik 4.000 orang dibandingkan


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.