Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra (Unsam) Langsa menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak banjir di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui program rehabilitasi sanitasi dan penyediaan air bersih, tim berupaya memulihkan fasilitas vital yang rusak akibat bencana.
Tim PkM Konsorsium FKIP Unsam terdiri dari Dr Hendri Saputra, MPd, Dr Mawardi, MPd, Dr Jofrishal, MPd, Dr Anwar, MPd, dan Muhammad Zaki, MPd. Mereka fokus pada instalasi sistem penyediaan air bersih dengan teknologi biofilter, water purifier portabel, serta filtrasi tabung berbasis media lokal. Selain itu, tim juga memperbaiki unit MCK, memperbaiki sirkulasi air ke WC, serta memasang pompa dan tangki penampungan.
Dampak dan Respons Warga
- Akses air bersih adalah hak dasar yang sering terputus saat banjir melanda. Dr Hendri Saputra menyatakan, "Kondisi pascabanjir biasanya menyisakan kerusakan sanitasi yang parah."
- Unsam hadir untuk memastikan masyarakat kembali memiliki sumber air bebas kontaminasi dan MCK yang layak.
- Warga Manyak Payed menyambut hangat kehadiran tim Unsam. Ramadani, salah seorang warga, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.
Edukasi dan Keberlanjutan
- Selain rehabilitasi fisik, tim juga memberikan edukasi kepada warga mengenai cara pemeliharaan fasilitas agar tetap berfungsi dalam jangka panjang.
- Edukasi ini diharapkan membuat masyarakat mampu menjaga keberlanjutan fasilitas yang telah dibangun.
- Program ini memperkuat peran kampus sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, sekaligus membantu masyarakat menghadapi tantangan sosial dan lingkungan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Barat Daya Rugi Miliaran Sementara Ekspor Sawit Melonjak 445%
BANDA ACEH - Di tengah keluhan petani terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di sejumlah daerah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal...
: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
1,87 juta pelanggan Aceh kembali terima listrik, rasa lega terasa
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh berhasil memulihkan sistem kelistrikan yang sempat terganggu.
Kenapa Listrik Aceh Padam Berulang Sebelum Idul Adha? Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, menyoroti kembali terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout di wilayah Sumatra Bagian
“Ketahanan dan keandalan sistem distribusi, mitigasi gangguan, serta informasi layanan PLN masih menjadi persoalan serius,” kata Dian.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.