News
768 Praja IPDN Bersihkan Lumpur di Aceh Tamiang, Target Satu Bulan
23 jam yang lalu
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memimpin langsung Apel Pembukaan Gelombang III Satuan Tugas IPDN Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang. Acara berlangsung di Halaman Istana Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Sabtu (4/4).
Tito menjelaskan bahwa gelombang ketiga ini berfokus pada penanganan lokasi yang masih terdampak berat, terutama akibat endapan lumpur. Target utamanya adalah menyelesaikan persoalan di titik-titik yang masih terkena lumpur, termasuk di permukiman masyarakat dan lingkungan Istana Benua Raja yang merupakan situs bersejarah.
Fokus Penanganan Lumpur
- 768 praja IPDN dikirim untuk membersihkan lumpur di Aceh Tamiang.
- Target penyelesaian dalam satu bulan dengan dukungan alat berat dan dump truck.
- Lokasi prioritas termasuk permukiman masyarakat dan Istana Benua Raja.
- Kondisi lumpur mencapai beberapa meter, memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan.
Dukungan dan Pesan Mendagri
Tito berpesan kepada para praja untuk bekerja keras, tulus, dan menjaga kesehatan serta disiplin selama bertugas. Ia juga mengapresiasi Wali Kota Medan dan Bupati Deli Serdang yang turut membantu penyediaan sarana dan prasarana.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta pejabat terkait lainnya. Rektor IPDN Halilul Khairi dan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA juga hadir dalam acara tersebut.
