Video yang viral di media sosial menunjukkan dugaan praktik pungutan liar terhadap pemudik yang menuju Aceh. Dalam rekaman tersebut, sejumlah pemuda menawarkan jasa pengawalan dengan imbalan Rp500 ribu untuk melewati jalur alternatif dan menghindari kemacetan yang bisa berlangsung hingga 2 sampai 3 jam. Situasi menjadi tegang ketika pengemudi menolak tawaran tersebut, diduga disertai ancaman terhadap kendaraan.
Kejadian ini memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan tersebut dan mendesak aparat berwenang untuk segera menindak tegas praktik pungli yang dinilai meresahkan, terutama di momen arus mudik. Hingga kini, lokasi pasti kejadian belum diketahui, namun publik berharap pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan guna memastikan keamanan para pemudik dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Detail Kejadian
- Lokasi: Belum diketahui secara pasti, namun diduga terjadi di jalur pemudik menuju Aceh.
- Pelaku: Sejumlah pemuda yang menawarkan jasa pengawalan.
- Imbalan: Rp500 ribu untuk melewati jalur alternatif.
- Reaksi: Warganet mengecam tindakan ini dan mendesak penindak tegas.
Dampak dan Harapan
- Keamanan Pemudik: Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan pemudik di jalur menuju Aceh.
- Penindakan: Publik berharap aparat berwenang segera melakukan penyelidikan dan menindak tegas pelaku.
- Pencegahan: Diperlukan upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang, terutama di momen arus mudik.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Petani Garam Lancok Khawatir, Penghasilan Rosak Akibat Banjir 42 Dapur
ACEH UTARA - Puluhan petani garam tradisional terdampak banjir besar di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, hingga kini luput dari...
Enam bulan di tenda, tiga keluarga Bireiu menunggu hunian","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Enam bulan setelah
BIREUEN — Air mata Fitriani tak lagi bisa ditahan. Sudah enam bulan ia bersama suami dan dua anaknya bertahan hidup di bawah tenda darurat...
DPRA Rekomendasikan Cabut Pergub JKA, Warga Aceh Khawatir Rp114 Miliar Sisa
BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tgk. Anwar Ramli, menegaskan secara hierarki hukum, qanun memiliki kedudukan lebih tinggi...
, "PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":75,"FinalScore":82,"Summary":"Aceh masih mengalami pengangguran tinggi dengan TPT 5,60 persen dan 152.000
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Aceh mencapai 149.000 orang per Februari 2025. Angka ini naik 4.000 orang dibandingkan


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.